Blog Siswa Indonesia

Komunitas Blog Siswa Indonesia, belajar menulis tanpa harus membuat blog sendiri.

Belajar dengan Outdor Lerning

Pembelajaran di luar kelas, menumbuhkan semangat belajar siswa

Eksplorasi di Green House

Variasi Pembelajaran, menumbuhkan Semangat Belajar Siswa

Blog Belajar dan Berbagi IPA

Alam adalah salah satu obyek pembelajaran IPA

Blog Belajar dan Berbagi IPA

Belajar IPA itu Menyenangkan, Hasil Memuaskan

Minggu, 29 Agustus 2021

IPA 9 'Pewarisan Sifat' Pertemuan Pertama

 

Sumber Gambar: Slideplayer.com
BAB III
'PEWARISAN SIFAT PADA MAKHLUK HIDUP'

Sub Materi: Gen dan Kromosom

Assalamualaikum wr.wb.
Apa kabar anak-anak?
Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiyah dan semakin bersemangat ya. Aamiin.
Pada pembelajaran IPA hari ini kita akan belajar materi tentang 'Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup' (pertemuan 1 GEN dan KROMOSOM). Silahkan anak-anak baca dan pahami materi juga video pembelajaran berikut ini dan buat catatan pentingnya di buku catatan IPA ya: (Materi ini juga ada di LKS). kita mulai belajar ya anak-anak!!. Bismillahirrahmaanirrahiim...

Pernahkah anak-anak membandingkan wajah kalian dengan wajah orang tua dan saudara-saudara kalian saat bercermin? Apakah wajah kalian mirip dengan ayah atau mirip ibu? Apakah warna kulit kalian sama dengan saudara-saudara kalian? Saat kalian membandingkan wajah kalian dengan wajah orang tua dan saudara, besar kemungkinan kalian kan melihat banyak kesamaan. Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena adanya faktor-faktor yang diwariskan yang menentukan suatu sifat. Bagaimana konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya nanak-anak.

Apabila kita mengamati alam sekitar, ada banyak persamaan maupun perbedaan pada makhluk hidup. Persamaan dan perbedaan ini biasa terjadi antara induk dengan keturunannya atau antara orang tua dan anak-anaknya. Misalnya saja dalam satu keluarga, dapat ditemui adanya persamaan atau perbedaan sifat yang tampak dan sifat yang tak tampak antara anak dengan kedua orang tuanya. Sifat yang tampak antara lain raut muka, bentuk tubuh, bentuk wajah, warna kulit, warna mata, dan jenis rambut. Sedangkan sifat yang tak tampak yaitu kecerdasan, bakat, suara, dan golongan darah.

Pewarisan sifat dikendalikan oleh kromosom dan gen (Sumber: pinterest.com)

Pewarisan sifat atau hereditas merupakan penurunan sifat dari induk (orang tua) kepada keturunannya (anak). Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat ini disebut genetika. Sifat-sifat suatu makhluk hidup diwariskan melalui sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Bagian sel yang bertanggung jawab terhadap penurunan sifat ini terdapat di bagian inti sel (nukleus). Di dalam inti sel terdapat kromosom. Kromosom merupakan benang-benang halus yang berfungsi sebagai faktor pembawa sifat keturunan. Di dalam kromosom terdapat substansi pembawa sifat keturunan yang terdiri atas senyawa kimia yang disebut gen. Gen berfungsi sebagai penentu sifat-sifat suatu makhluk hidup. Kromosom dan gen inilah yang mengendalikan pewarisan sifat pada makhluk hidup.

KROMOSOM

Kromosom adalah materi genetik yang berupa benang-benang halus (kromatin) yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetik kepada keturunannya. Setiap inti sel suatu makhluk hidup memiliki dua jenis kromosom yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom kelamin (gonosom).

  • Kromosom Tubuh

Kromosom tubuh berfungsi untuk menentukan sifat-sifat tubuh suatu organisme. Kromosom tubuh dilambangkan dengan A yang berasal dari kata autosom yang terdiri dari 22 pasang atau berjumlah 44 buah. Autosom terletak pada sel tubuh dan berpasangan sehingga disebut kromosom diploid (ditulis dengan 2n).

  • Kromosom Kelamin

Kromosom kelamin (gonosom) berfungsi untuk menentukan jenis kelamin suatu organisme. Gonosom berjumlah 1 pasang atau 2 buah, gonosom pada laki-laki dilambangkan dengan XY dan pada perempuan dilambangkan dengan XX. Gonosom terletak pada sel kelamin dan tidak berpasangan sehingga disebut kromosom haploid (ditulis dengan n).

 GEN

Komposisi dan susunan gen-gen di dalam tubuh makhluk hidup disebut genotipe. Genotipe setiap makhluk hidup berbeda-beda yang dapat menentukan sifat-sifat suatu makhluk hidup tersebut. Pada dasarnya, genotipe adalah sifat pada makhkuk hidup yang tidak terlihat. Genotipe inilah yang nantinya akan memunculkan sifat fenotipe. Fenotipe adalah sifat pada makhluk hidup yang dapat terlihat. Sifat fenotipe merupakan perpaduan antara sifat genotipe dan lingkungannya.

ilustrasi gen

 Ilustrasi gen (Sumber: hisham.id)

Pada umumnya, suatu gen dinyatakan dengan simbol huruf. Huruf kapital menyatakan gen yang bersifat dominan, misalnya M (merah), sedangkan huruf kecil menyatakan gen bersifat resesif, misalnya m (putih). Gen selalu berpasangan misalnya MM, Mm atau mm. Gen yang sama jenisnya seperti MM atau mm disebut homozigot, sedangkan gen yang berbeda jenisnya seperti Mm disebut heterozigot. Jika gen dominan bersama-sama dengan gen resesif, sifat yang akan tampak adalah sifat yang dibawa oleh gen dominan dan sifat yang dibawa oleh gen resesif tidak akan muncul. Sebagai contoh, sifat pendek dominan tehadap sifat tinggi. Jika gen untuk pendek muncul bersama-sama dengan gen untuk tinggi, sifat pendeklah yang akan muncul pada keturunanya. Untuk lebih memahami materi tersebut, silahkan anak-anak simak video pembelajaran berikut ini:


Baik anak-anak itulah penjelasan konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup bagian pertama. Pewarisan sifat pada makhluk hidup ini dikendalikan oleh kromosom dan gen. Keduanya berfungsi sebagai pembawa informasi genetik dan dapat menentukan sifat keturunannya.

Selamat belajar anak-anak, tetap semangat dan selalu jaga kesehatan ya...

Wassalamualaikum wr. wb.



Kamis, 26 Agustus 2021

PLH 9 BAB 3 'Sumber Daya Alam'

Sumber Gambar: https://www.geologinesia.com/
BAB III
'SUMBER DAYA ALAM'

السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Apa kabar anak-anak?
Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiyah dan menyenangkan. Aamiin.
Pada pembelajaran PLH hari ini kita akan belajar materi tentang 'SUMBER DAYA ALAM'. Silakan anak-anak baca dan pahami materi berikut ini:
A. Pendahuluan
     Sumber daya alam (SDA) tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia di bumi. Setiap aktivitas, selalu membutuhhkan sumber daya alam. Lalu apa yang dimaksud dengan sumber daya alam dan apa saja sumber daya alam itu? Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang bisa diambil atau dimanfaatkan dari alam karena memiliki nilai manfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sementara merujuk pada Kamus Cambridge, sumber daya alam adalah sesuatu seperti galian (tambang), hutan, dan kekayaan alam lain di suatu tempat yang dapat dimanfaatkan manusia. Beberapa sumber daya alam bersifat terbatas. Sumber daya alam jenis ini dikategorikan sebagai sumber daya alam yang tak dapat diperbarui, contohnya minyak bumi, gas alam, batu bara, uranium, dan sebagainya.
        Alam pada dasarnya mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan itu. Semua kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik, yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan manusia merupakan sumber daya alam. Tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroba merupakan sumberdaya alam hayati, sedangkan faktor abiotik lainnya merupakan sumber daya alam nonhayati. Pemanfaatan sumber daya alam harus diikuti oleh pemeliharaan dan pelestarian karena sumber daya alam bersifat terbatas.
B. Pelestarian Sumberdaya Alam

1. Kebijakan pemerintah dalam pengendalian sumberdaya alam
  Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 antara lain menggariskan agar Pemerintah Negara Republik Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Selain itu pasal 33 ayat (3) Undang-undang Dasar 1945 menggariskan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Salah satu asas penting dalam pemanfaatan kekayaan alam dalam pembangunan Indonesia adalah pengutamaan pengelolaan sumberdaya alam yang dapat diperbarui. 
        Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. II/MPR/1993 tentang GBHN khususnya tentang lingkungan hidup umumnya dan keanekaragaman hayati pada khusunya antara lain menegaskan sebagai berikut:

1. Pembangunan lingkungan hidup yang merupakan bagian penting dari ekosistem yang berfungsi sebagai penyangga kehidupan seluruh makhluk hidup di muka bumi diarahkan pada terwujudnya kelestarian fungsi lingkungan hidup dalam keseimbangan dan keserasian yang dinamis dengan perkembangan kependudukan agar dapat menjamin pembangunan nasional yang berkelanjutan. Pembangunan lingkungan hidup bertujuan meningkatkan mutu, memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan, merehabilitasi kerusakan lingkungan, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

2. Sumber daya alam di darat, di laut maupun di udara dikelola dan dimanfaatkan dengan memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup agar dapat mengembangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan yang memadai untuk memberikan manfaat bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, baik bagi generasi masa kini maupun bagi generasi masa depan.

3. Konservasi kawasan hutan nasional termasuk flora dan faunanya serta keunikan alam terus ditingkatkan untuk melindungi keanekaragaman plasma nutfah, jenis spesies, dan ekosistem.

4. Kerjasama regional dan internasional mengenai pemeliharaan dan perlindungan lingkungan hidup dan peran serta dalam pengembangan kebijaksanaan internasional serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tentang lingkungan perlu terus ditingkatkan bagi kepentingan pembangunan berkelanjutan. 
    Selain itu Indonesia telah memiliki peraturan prundang-undangan yang berkaitan dan mendukung upaya pengelolaan kekayaan hayati dan lingkungan. Adapun peraturan perundang-undangan yang berlaku antara lain: 
1. Undang-Undang No 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kehutanan.
2. Undang-Undang No 9 Tahun 1985 tentang Perikanan.
3. Undang-Undang No 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan Lingkungan Hidup.
2. Usaha-usaha pencegahan kerusakan SDA melalui pengamatan langsung.
     Di bumi ini, penyebaran sumber daya alam tidak merata letaknya. Ada bagian bumi yang sangat kaya akan mineral, ada pula yang tidak. Ada yang baik untuk pertanian ada pula yang tidak. Oleh karena itu, agar pemanfaatannya dapat berkesinambungan, maka tindakan eksploitasi sumber daya alam harus disertai dengan tindakan perlindungan. Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut :
a. Memanfaatkan sumberdaya alam yang dapat diperbaharui dengan hati-hati dan efisien, misalnya: air, tanah, dan udara.
b. Menggunakan bahan pengganti, misalnya hasil metalurgi (campuran).
c. Mengembangkan metoda menambang dan memproses yang efisien, serta pendaurulangan (recycling).
d. Melaksanakan etika lingkungan berdasarkan falsafah hidup secara damai dengan alam.
Krisis-krisis lingkungan, sebagai akibat tidak seimbangnya pemanfaatan sumberdaya alam dengan pembangunan atau rehabilitasi pada akhirnya melahirkan pemikiran untuk mengkonservasi sumberdaya alam. Banyak upaya dilakukan antara lain dengan prinsip-prinsip mengurangi eksplorasi (reduce), menggunakan kembali (reuse), mendaur ulang (recycle) memulihkan kembali (recovery), serta memperbaiki kembali (reserve).

Setelah membaca materi tersebut (kalian juga bisa membaca dari sumber lain tentang Sumber Daya Alam), buat rangkuman dibuku catatan PLH, dan dikumpulkan saat PTM.

Semangat belajar ya anak-anak!!!

Wassalamualaikum wr. wb.

Senin, 09 Agustus 2021

PLH 9 BAB 2 "Memelihara Kebersihan Lingkungan"

 

Sumber Gambar: Kompasiana.com

BAB II
'MEMELIHARA KEBERSIHAN LINGKUNGAN'

السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Halo anak-anak, apa kabar semuanya?
Semoga selalu dalam keadaan sehat dan menyenangkan. Aamiin.

Pada pembelajaran PLH hari ini kita akan belajar materi tentang 'MEMELIHARA KEBERSIHAN LINGKUNGAN'. Silakan anak-anak baca dan pahami materi berikut ini, anak-anak juga dapat mendownload materi ini dengan meng-klik simbol download di pojok kanan atas. Setelah mempelajari materi, silahkan kalian BUAT RANGKUMAN MATERI.

Rangkuman materi ditulis di buku catatan PLH ya, difoto dan dikumpulkan dengan cara KLIK PENGUMPULAN TUGAS PLH


Semangat belajar ya anak-anak!!!

Wassalamualaikum wr. wb.

Kamis, 29 Juli 2021

Penilaian Harian 1 PLH 9 "Manusia dan Lingkungan"

  

Sumber: Astacala Foundation

PERTEMUAN KETIGA
السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Halo anak-anak, apa kabar semuanya?
Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiyah dan menyenangkan. Aamiin.

Pada pembelajaran PLH hari ini kita akan melaksanakan Penilaian Harian 1 (PH 1) materi  'MANUSIA DAN LINGKUNGAN'. Silahkan anak-anak pelajari kembali materinya sebelum mengerjakan soal ya. JIka ada yang masih ingin mempelajari materinya, ibu siapkan materi dibawah soal google form ini.

Baik anak-anak, silahkan mulai mengerjakan soal PH PLH Manusia dan LIngkungan pada Google Form berikut ini ya,,, jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan. Bismillahirrahmaanirrahiim... SILAHKAN KLIK:

 
BUKU PLH KELAS IX BAB 1 "MANUSIA DAN LINGKUNGAN"



Semangat belajar ya anak-anak!!!

والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته



GERAK HEWAN DAN TUMBUHAN

 السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Bagaimana kabar kalian hari ini?

Semoga selalu dalam keadaan sehat dan tambah semangat. Aamiin.

Hari ini kita akan belajar tentang "Sistem Gerak Hewan dan Tumbuhan"

Petuntuk Belajar:
1. Silahkan anak-anak baca dan pelajari materi tentang  Gerak Hewan dan Tumbuhan dibawah ini. 
2. Setelah itu silahkan anak-anak membuat resume/rangkuman materi di buku catatan. 
Hasil Rangkuman silahkan dikirim dengan cara KLIK: 


Baik, selamat belajar anak-anak, Sukses selalu untuk kalian semua, semangat ya...😍

A. Gerak Hewan

Kenapa hewan bergerak?

Hewan bergerak karena ada rangsangan terhadap sebagian atau seluruh bagian tubuhnya. Beberapa rangsangan yang menyebabkan hewan bergerak adalah:

a. Perlindungan diri dari musuh

b. Mencari makan 

c. Migrasi  

Hewan vertebrata (bertulang belakang) memiliki tulang dan otot sebagai alat gerak. Tulang menjadi alat gerak pasif. Sedangkan otot menjadi alat gerak aktif. Hewan dapat bergerak dengan menggunakan tulang dan otot sebagaimana halnya manusia yang bergerak secara aktif dan pasif.

Alat gerak aktif dan pasif pada hewan vertebrata adalah kaki, sayap atau sirip.

Banyak jenis hewan di atas bumi dengan berbagai macam cara bergerak. Ada hewan bergerak dengan cara berjalan, melata/merayap, terbang dan berenang. Hewan tersebut dapat bergerak karena memiliki alat gerak yang sesuai dengan habitatnya.

Sedangkan hewan invertebrata (tidak mempunyai tulang belakang) mempunyai alat gerak khusus. Misalnya, hewan lunak (Mollusca) seperti bekicot, bergerak menggunakan kaki otot.

Begitu pula hewan yang memiliki rongga (Colenterata) seperti ubur-ubur, bergerak menggunakan tentakel.

1. Gerak Hewan di Darat

Hewan yang hidup di darat bergerak dengan tulang dan otot. Hewan darat memiliki otot dan tulang yang kuat. Hal ini untuk mengatasi inersia dan untuk menjaga gaya pegas (elastisitas). Contohnya, gajah dan kerbau memiliki massa tubuh yang besar, sehingga membutuhkan gaya yang besar untuk melawan inersia. Namun, perbedaan otot dan tulang pada gajah dan kerbau membuat gajah lebih lincah daripada kerbau.  

Struktur tulang dan otot hewan di darat tidak sama. Bandingkan kaki kuda dengan kaki kucing. Kaki kucing lebih ramping dibandingkan kuda. Begitu pula otot dan massa tubuh kucing, lebih ringan. 

Kalau begitu, mana yang lebih cepat dan kuat berlari antara kedua hewan tersebut?


2. Gerak Hewan di Air
Pada umumnya hewan air bergerak dengan cara berenang menggunakan sirip. Kenapa ikan dapat berenang dalam air?
Ikan dapat berenang karena air memiliki kerapatan dan gaya angkat yang lebih besar dibanding ikan.
Hal ini menyebabkan ikan dapat melayang di dalam air dan dengan energi yang sedikit saja ikan bisa bergerak menggunakan sirip.

Selain karena massa jenis ikan yang lebih kecil dibanding dengan lingkungannya, bentuk tubuh ikan juga mempengaruhi kemampuan ikan untuk bergerak. 

Ikan memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis (streamline) untuk mengurangi hambatan ketika bergerak didalam air, sehingga ikan mudah bergerak di dalam air.

Tubuh ikan dilengkapi dengan otot dan tulang belakang yang fleksibel yang berguna untuk mendorong ekor dan sirip ikan di dalam air. 

Sirip samping dan sirip ekor yang lebar berfungsi membantu mendorong gerakan ikan ke depan sehingga ikan akan bergerak lebih cepat.


3. Gerak Hewan di Udara
Gerak pada hewan yang bisa melayang di udara karena adanya gaya gravitasi bumi dan diimbangi oleh gaya angkat yang dimiliki oleh burung karena memiliki sayap dan rangka tulang yang mendukung.

Prosesnya begini, ketika burung terbang, udara akan mengalir di bagian atas dan bawah burung. Saat mengepakan sayapnya, udara di bagian atas tubuh burung akan mengalir ke bawah.
 
Dengan demikian akan terbentuk gaya yang mendorong tubuh burung ke bagian atas sehingga burung dapat bertahan di udara.
Jadi, burung menggunakan sayap untuk bergerak (terbang) dengan gabungan otot yang kuat dan tulang yang ringan, kepakan sayap burung akan membuat gaya angkat yang memungkinkan burung untuk terbang.

B. Gerak Tumbuhan

    
Gerak pada tumbuhan ada 3 yaitu: 
  1. Gerak Endonom, 
  2. Gerak Higroskopis dan 
  3. Gerak Esionom. 
1. Gerak Endonom 
    adalah gerak yang terjadi dari dalam sel tubuh tumbuhan. 
Contohnya, gerak kloroplas pada daun hidrilla (Hydrilla verticillata). 
Apabila dilihat dengan mikroskop, sel daun hidrilla berbentuk seperti tembok dan berair yang disebut sitoplasma. Ditengah sitoplasma terdapat bulat – bulat berwarna hijau yang disebut kloroplas. Kloroplas inilah yang bergerak mengelilingi sel dan disebut siklosis. Berikut gambar sel daun Hidrilla:
 
2. Gerak Higroskopis
    adalah gerak karena adanya perubahan kadar air dalam sel secara tidak merata. 
Contoh: membukanya buah polong-polongan seperti kedelai (Glycine max) dan membukanya dinding sporangium pada tumbuhan paku. 
Ketika kedelai sudah tua, terjadi penurunan kadar air dalam sel yang tidak merata sehingga membuat kedelai mengkerut. Karena semakin mengkerut, membuat kulitnya membuka. 

3. Gerak Esionom 
    adalah gerak karena adanya rangsangan dari lingkungan.
Gerak eksionom dibagi menjadi 3 yaitu: tropisme, taksis dan nasti. 

3.1 Gerak Tropisme 
      adalah gerak yang dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang dari luar. Gerak tumbuhan yang mendekati arah datangnya rangsang dinamakan tropisme positif, sedangkan yang menjauhi datangnya rangsang dinamakan tropisme negatif. 
    
Gerak tropisme ada 4 yaitu Fototropisme/Heliotropisme, Hidrotropisme, Tigmotropisme dan Kemotropisme

a. Fototropisme 
Fototropisme adalah gerak sebagian tumbuh tumbuhan menjauhi atau mendekati rangsang. Gerak fototropisme dibedakan menjadi dua, yaitu fototropisme positif dan fototropisme negatif.
Fototropisme positif merupakan gerak tumbuhan menuju ke arah cahaya. Contohnya adalah gerak ujung tanaman menuju ke arah datangnya matahari.
Sedangkan fototropisme negatif merupakan gerak tumbuhan menjauhi sumber cahaya. Contonya adalah gerak ujung akar menjauhi arah datangnya cahaya. 
b. Geotropisme 
Geotropisme adalah sebagian tubuh tumbuhan karena pengaruh gaya gravitasi bumi.

Gerak geotropisme yang menuju pusat pusat bumi disebut geotropisme positif, contohnya gerak ujung akar ke dalam tanah.

Sedangkan geotropisme yang menjauhi pusat bumi dinamakan geotropisme negatif, misalnya gerak ujung batang tumbuhan.
Gambar: (a) Gerak akar menuju ke sentra bumi merupakan geotropisme positif,
(b) pertumbuhan batang merupakan geotropisme negatif.

c. Hidrotropisme 
Hidrotropisme adalah gerak tumbuhan mendekati sumber air. 
Kemampuan gerak akar menuju sumber air ini memungkinkan tumbuhan dapat terus mendapatkan air, sehingga dapat terus bertahan hidup.
Contohnya, akar tumbuhan yang bergerak mendekati sumber air ketika musim kemarau. 
Gerak ujung akar menuju sumber air

d. Tigmotropisme 
Tigmotropisme adalah gerak membeloknya bagian tubuh tumbuhan akibat bersinggungan atau bersentuhan.

Contoh gerak tigmotropisme yang dapat diamati adalah gerak melilitnya batang tanaman kacang panjang pada sulur (tempat merambatnya).

Beberapa tumbuhan selain kacang panjang yang memiliki sulur sebagai organ tambahan adalah mentimun, kacang panjang, labu, anggur, markisa 
dan sebagainya. 

e. Kemotropisme 
Kemotropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi oleh zat kimia. Contohnya, proses penyerbukan pada tumbuhan. Penyerbukan diawali dengan menempelnya serbuk sari pada kepala putik. Kemudian serbuk sari berkecambah dan membentuk buluh serbuk. Selanjutnya buluh serbuk membawa gamet jantan (spermatozoa) menuju gamet betina (sel telur). Pergerakan buluh serbuk tersebut dipengaruhi oleh zat gula (zat kimia) yang dikeluarkan oleh bakal buah. Proses penyerbukan terjadi seperti gambar berikut:

Contoh lain gerak kemotropisme adalah: Gerak akar menuju zat hara dalam tanah.

3.2 Gerak Taksis 
      adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi sumber rangsangan. 
    Merupakan gerak seluruh tumbuhan karena adanya rangsangan dari luar. Berdasarkan rangsangannya, taksis dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
a. Fototaksis, yaitu gerak seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa cahaya. Contohnya, gerak Euglena sp yang selalu mendekati cahaya. Euglena viridis yang merupakan organisme uniseluler dari keompoknya protista mirip tumbuhan. Euglena dapat bergerak pindah tempat karena memiliki flagelata dan reseptor cahaya. Karena membutuhkan cahaya, euglena akan bergerak kearah datangnya cahaya.
Gerak Euglena yang bergerak menjauhi intensitas cahaya yang tinggi
b. Kemotaksis, yaitu gerak seluruh tubuh tumbuhan dengan rangsangan berupa zat kimia. Contohnya, gerak spermatozoid ke arkegonium pada tumbuhan lumut.

3.3 Gerak Nasti
      adalah gerak tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Gerak nasti ada 4 yaitu: 
a. Seismonasti : gerak yang dipengaruhi oleh getaran atau sentuhan. 
Contohnya, menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) ketika disentuh.
b. Niktinasti : gerak yang dipengaruhi oleh kondisi siang dan malam. Contohnya, daun bunga merak (Caesalpinia pulcherrima) menutup ketika malam dan membuka ketika siang hari. 

c. Fotonasti : gerak yang dipengaruhi karena adanya cahaya sore. Contohnya, bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) mekar ketika jam 4 sore. 

d. Termonasti : gerak yang dipengaruhi karena adanya suhu hangat. 
Contohnya, mekarnya bunga tulip di musim semi karena musim semi suhunya hangat. 

Video Pembelajaran
"Sistem Gerak Hewan dan Tumbuhan"


Demikian materi Gerak Hewan dan Tumbuhan, selamat belajar.





Rabu, 28 Juli 2021

Sistem Reproduksi Manusia Pertemuan ke 5

 

 السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiyah dan tambah semangat. Aamiin.

Anak-anak, kembali kita belajar IPA untuk kelas IX, hari ini kita masih mempelajari materi Sistem Reproduksi Manusia sub materi Siklus Menstruasi, Fertilisasi & Kehamilan (Gestasi) dan Penyakit pada Sistem Reproduksi

Sebagai bahan bacaan, silahkan anak-anak bisa baca buku IPA Bab 1 dan video pembelajaran dibawah ini. Anak-anak juga dapat mendownload materi ini dengan meng-klik simbol download di pojok kanan atas: Yuk,,, simak dan pelajari dengan seksama ya Nak...

Setelah belajar, jawablah soal berikut ini!

1. Apa yang dimaksud dengan menstruasi?

2. Jelaskan bagaimana siklus menstruasi!

3. Apa yang dimaksud dengan Fertilisasi?

4. Jelaskan proses fertilisasi pada manusia!

5. Sebutkan dan jelaskan singkat gangguan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia!


Kerjakan di buku catatan IPA, kerjakan dengan sungguh-sungguh ya anak-anak. Hasilnya difoto dan kumpulkan pada tempat pengumpulan tugas dengan cara KLIK:  

PENGUMPULAN TUGAS IPA

BBaik anak-anak, selamat belajar ya, jangan lupa berdoa sebelum mulai belajar... Ayoo SEMANGAAT!!!

Video pembelajaran 4: Siklus Menstruasi

Sumber Video: Rumah Belajar Kamil

Video pembelajaran 5: 
Fertilisasi dan Kehamilan

Video pembelajaran 6: 
Penyakit pada Organ Reproduksi Manusia


Selamat belajar anak-anak,,, Sukses untuk kalian semua,,, Semangaat👍😊

والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته

Senin, 26 Juli 2021

Sistem Reproduksi Manusia Pertemuan ke 4

   

 السّلام عليكم ورحمة الله وبراكاته

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga selalu dalam keadaan sehat walafiyah dan tambah semangat. Aamiin.

Anak-anak, kembali kita belajar IPA untuk kelas IX, hari ini kita akan berlatih soal latihan 1 Sistem Reproduksi Manusia. Silahkan kalian buka LKS halaman 12, kerjakan Tugas Mandiri di buku catatan IPA, foto dan kumpulkan dengan cara KLIK:  

PENGUMPULAN TUGAS IPA

Tugas Mandiri LKS halaman 12:

Sebagai bahan bacaan, anak-anak bisa membaca buku IPA Bab 1 dan video pembelajaran tentang Pembelahan Sel, Spermatogenensis dan Oogenesis dibawah ini. Anak-anak juga dapat mendownload materi ini dengan meng-klik simbol download di pojok kanan atas: Yuk,,, simak dan pelajari dengan seksama ya Nak...

Video pembelajaran 1: Pembelahan Sel

Sumber Video: Rumah Belajar Kamil

Video pembelajaran 2: 
Spermatogenesis & Organ Reproduksi Pria


Video pembelajaran 3: 
Oogenesis & Organ Reproduksi Wanita

Selamat belajar anak-anak,,, Sukses untuk kalian semua,,, Semangaat👍😊


والسلام عليكم ورحمةالله وبراكاته